Jakarta (KABARIN) - PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat sebanyak 567.633 penumpang memanfaatkan layanan MRT selama pemberlakuan tarif khusus Rp1 dalam rangka perayaan HUT ke-499 DKI Jakarta pada 22, 27, dan 28 Juni 2026.
Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Mega Tarigan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memilih menggunakan transportasi umum untuk merayakan hari jadi ibu kota.
“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, baik dari dalam maupun luar kota, yang telah memilih menggunakan transportasi publik untuk memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun Jakarta," kata Mega di Jakarta, Rabu.
Berdasarkan data perusahaan, jumlah penumpang pada hari pertama mencapai 202.861 orang. Kemudian pada hari kedua tercatat sebanyak 195.545 pelanggan, sedangkan pada hari ketiga sebanyak 169.227 pelanggan menggunakan layanan MRT Jakarta.
Menurut Mega, tingginya jumlah pengguna menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap MRT Jakarta maupun moda transportasi publik lainnya sebagai pilihan mobilitas yang aman, nyaman, dan andal.
Ia mengatakan capaian tersebut menjadi dorongan bagi MRT Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat integrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya agar pengalaman perjalanan masyarakat semakin baik.
“Sebagai Badan Usaha Milik Daerah Provinsi DKI Jakarta, MRT Jakarta terus berkomitmen menghadirkan layanan berstandar internasional guna mendukung Jakarta sebagai Kota Global,” ujarnya.
Selain mencatat lonjakan jumlah penumpang, MRT Jakarta juga mengungkapkan rute perjalanan yang paling banyak digunakan selama periode tersebut adalah relasi Stasiun Blok M BCA dan Stasiun Dukuh Atas BNI.
Kedua stasiun itu menjadi favorit karena terhubung dengan berbagai moda transportasi umum lainnya serta berada di kawasan yang memiliki banyak pusat aktivitas masyarakat.
MRT Jakarta menilai tingginya penggunaan kedua stasiun juga didukung oleh koneksi dengan layanan transportasi pengumpan atau feeder, beragam kegiatan gaya hidup, serta penyelenggaraan berbagai acara yang menarik minat masyarakat.
Data tersebut menunjukkan kawasan Dukuh Atas semakin berperan sebagai pusat integrasi transportasi publik di Jakarta, sementara kawasan Blok M terus berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas perkotaan yang ramai dikunjungi masyarakat.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026